Rabu, 24 April 2013

LOVATOUR [1]


PROLOG

STUDIO Lovatour tampak ramai. Hari ini pencabutan undian dua nama yang akan mengikuti Lovatour. Dua orang beruntung yang akan mengikuti tour romantis. Lovatour adalah sebuah acara unggulah di salah satu stasiun televisi. Dengan tagline Find Your Love With a Tour!” telah mempertemukan banyak pasangan lewat tour romantis di beberapa negara selama dua bulan lebih. Acara Lovatour di-sponsori oleh banyak sponsor. Mulai dari brand ternama sampai pengusaha-pengusaha waralaba terkenal. Itu membuat acara ini menjadi acara terspektakuler sepanjang dua tahun belakangan ini.
Kamera sudah stand-by tinggal menunggu aba-aba. Seorang host sudah berdiri di atas  panggung bersama seorang notaris dan beberapa kru Lovatour bersama saksi-saksi. Dua buah kotak yang berisi nama-nama calon peserta Lovatour. Kotak-kotak itu telah disegel, hanya sebuah lubang kecil di atasnya, tempat seorang kru akan mengambil dua buah nama yang beruntung di dalamnya.
Camera rolling, action!” Sang sutradara memberi aba-aba untung sang host memulai.
Sebelum memulai sang host memperbaiki tatanan rambutnya dulu, “selamat malam pemirsa, kembali lagi dengan saya Raissa Arif dalam program acara terspektakuler Lovatour find your love with a tour. Pasti pemirsa sudah nggak sabar kan menanti siapa saja dua orang yang beruntung pada Lovatour kita kali ini. Nah! Malam ini adalah malam pencabutan dua nama yang beruntung itu. Live! Oleh Pak Candraguna sebagai sponsor terbesar acara ini,” kata Acha sambil memperkenalkan Candraguna.
Candraguna adalah pengusaha sukses yang mempunyai beberapa perusahaan waralaba di Indonesia. Serta mempunyai beberapa hotel dan resort di beberapa negara, tempat menginap para peserta nantinya.
Well, pasti semua orang yang mendaftar sudah sangat menanti. Acha bakalan memperkenalkan juga notaris yang akan mengesahkan nama yang terpilih. Selamat malam Pak Agung Budyanto, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, notaris di Jakarta,” sapa Acha pada seorang pria berjas hitam sambil membawa sebuah stempel.
“Selamat malam,” balasnya.
“Saksi satu dari kru Pak Derry, dari saksi dua dari pihak On Top TV Bu Amara,” kata Acha kemudian memperkenalkan dua orang saksi itu.
“Nggak usah lama-lama kita langsung saja dengan pencabutan undiannya. Di hadapan kita semua ini sudah ada dua buah kotak undian dengan segel,” kata Acha sambil menunjukan kotak-kotak undian di hadapannya, “nanti Pak Candraguna akan mencabut dua nama yang akan langsung di berikan pada saksi dan kita akan membukanya bersama-sama,” Acha menjelaskan.
Candraguna bersiap-siap di samping kiri kotak-kotak tersebut. Sedangkan notaris dan saksi-saksi menyaksikan dari samping kanan kotak-kotak. Acha berada di belakang kotak-kotak di tengah-tengah mereka semuanya.
“Biar lebih dramatis kita pasang jingle-nya Lovatour sambil Pak Candraguna mengambil dua nama di dalamnya, yuk musik!” Acha memberi aba-aba.
Jingle Lovatour-pun di putar. Candraguna segera memasukan tangannya ke dalam kotak lewat lubang seukuran tangan yang ada di bagian atas kotak. Pertama ia mengambil sebuah kertas berwarna hijau yang digulung silinder lalu diserahkan kepada saksi pertama. Kemudian ia berjalan ke arah kotak yang satunya lalu mengambil sebuah kertas berwarna merah muda yang digulung silinder juga lalu menyerahkannya pada saksi kedua.
“Yeay. Kita telah mendapat dua nama yang sedang berada di tangan para saksi yang akan menjadi calon peserta Lovatour. Pasti semua udah nggak sabar kan? Baiklah! Nggak usah berlama-lama kita akan buka secara bersama-sama. Bapak dan Ibu silakan dibuka pada aba-aba yang ketiga ya,” kata Acha.
Dua orang itu mengangguk mengerti.
“Kita hitung bersama-sama pemirsa! Tiga... dua... satu!” aba-aba Acha, “tunjukin ke kamera Pak, Bu,” suruh Acha.
Dua orang itu segera menunjukan dua buah kertas yang telah terukir nama di atasnya ke arah kamera. Nama tersebut adalah...
“Cakka Nuraga dan Oik Ramadlani! Selamat!” kata Acha, “gimana dari pihak notaris? Sah?” tanya Acha.
“Sah!” kata sang notaris sambil memberi stempel pada dua nama tersebut.
Welcome to Lovatour!

***

SATU

RAY menatap sahabatnya itu frustasi. Sudah sebulan belakangan ini sahabatnya itu terlihat tidak bertenaga. Hanya karena patah hati. Oh c’mon! Mereka laki-laki tidak harusnya patah hati berlebihan seperti ini. Cakka sahabatnya, baru saja patah hati karena gadis yang dicintainya lebih memilih karier-nya sebagai penyanyi daripada dirinya. Tidak hanya itu! Sekarang ia mendengar desas-desus mantannya itu akan segera bertunangan dengan seorang pengusaha yang merupakan rivalnya. Skandal apa itu? Padahal Cakka baru putus dari mantannya itu sebulan lalu.
Saat ini mereka sedang berada di kamarnya Cakka terdiam. Cakka hanya berada di tempat tidurnya sambil memainkan gadget-nya. Sedangkan Ray duduk di hadapan meja komputer secara terbalik menghadap Cakka.
“Sampai kapan sih lo harus kayak gitu Kka? Mana Cakka yang dulu? Masa cuma gara-gara perempuan sialan itu lo kayak gini,” kata Ray.
Cakka meletakkan gadget-nya di samping tempat tidurnya. Lalu menghadap ke arah Ray. Menatap sahabatnya itu dengan tatapan yang lemah, “trus gue harus gimana Ray? Lo tahu kan gue sayang banget sama dia,” kata Cakka.
“Lo harus cari kesibukan apa kek gitu, atau cari cewek lain kek yang bisa buat lo jatuh cinta lagi,” kata Ray.
“Emang ada gitu cara instan yang buat gue bisa jatuh cinta sama orang?” tanya Cakka mengernyit, “mana ada Ray!” lanjut Cakka.
Pikiran Ray melayang. Ia mencoba berpikir. Apa ya yang bisa membuat sahabatnya ini jatuh cinta secara cepat dan langsung move-on dari encim-encim itu? Ehm. Ia mencoba memutar otaknya. Mengikutkan Cakka dalam biro jodoh kafe serasinya Mak Erot? Kayaknya nggak mungkin. Cakka bukan orang dengan tampang pas-pasan. Tampangnya mungkin bisa dibuat untuk menggait selebriti tercantik sekalipun. Ia juga seorang eligible bachelor yang menjadi most wanted buat para wanita. Apalagi kalau mereka tahu ia telah single seperti ini. Mengikutkan Cakka dalam blind date? Tidak! Blind date itu kan sama dengan biro jodoh dengan bahasa keren. Argh! Apa dong?
Cakka punya tampang. Check. Cakka punya uang. Check. Cakka punya tahta. Check. Siapa sih wanita yang nggak mau sama dia? Tapi sayangnya, Cakka tipe orang yang memilih mempunyai cinta dulu untuk bisa menjalin hubungan dengan seseorang. Hupfh.
Tiba-tiba ia teringat pada sebuah acara yang sedang heboh-hebohnya di televisi. Lovatour! Kalau Ray mengikutkan Cakka dalam Lovatour kemungkinan Cakka bakalan jatuh cinta dengan pasangan Lovatour-nya itu ada! Kadang cinta datang seiring kebersamaan bukan? Semakin intens kalian bertemu dengan seseorang. Kemungkinan untuk jatuh cinta itu semakin besar! Ahaaaa! Ray menjentikan jarinya.
“ADA!” katanya antusias.
“Apa?” tanya Cakka malas-malasan.
“Lo ikut Lovatour aja! Lo tahu Lovatour kan?” tanya Ray.
“Lovatour? Acara yang dibicarain semua karyawan kantor gue?” tanya Cakka memastikan. Ray mengangguk, “nggak gue nggak tahu. Acara apa sih itu? Kok heboh banget,” kata Cakka.
“Itu acara kerenlah pokoknya dan bakalan buat lo dengan instan mencintai seorang gadis,” kata Ray.
“Bukan blind date kan?” tanya Cakka.
“Sepertinya semacam itu, hehehe,” Ray nyengir.
“Nggak gue nggak mau,” kata Cakka.
“Eh bentar dulu Kka, ini bukan kayak blind date biasa. Lo bakalan dipasangin sama seseorang keliling dunia kalau lo lolos. Emang lo nggak mau keliling dunia?”
“Gue bisa keliling dunia pake uang gue sendiri,” kata Cakka, “kalau gue dipasangin sama orang yang nggak masuk kriteria gue kan berabe urusannya,” lanjutnya.
“Sok kaya lo. Tenang aja, setahu gue sistemnya disaring dulu. Kan nanti tiap peserta memasukan foto-fotonya dulu. Sejauh ini kan yang terpilih yang tampang-tampangnya oke kok. Trus nanti biasanya dua puluh lima nama dengan alasan terbaik yang dipilih buat ikut undian,” kata Ray.
“Lo holic ya sama acara itu? Sampe segitunya lo tahu sama acara itu,” kata Cakka menatap Ray sambil mengernyit.
“Gue Lovatourium emang. Tapi bukan gara-gara acaranya sih. Gue suka sama host-nya,” kata Ray malu-malu.
Cakka menepuk jidatnya, “jangan bilang lo suruh ikut gue ini biar lo bisa ketemu sama host-nya juga,” tuduh Cakka.
“Salah satunya. Ah! Tapi tetap tujuan utamanya supaya lo bisa move-on dari encim-encim itu,” kata Ray.
“Dijamin gue bisa move-on kalau sampe gue ikut tapi hasilnya lo berani taruhan apa?” tanya Cakka menantang.
“Saham gue deh di perusahaan di Bali gue jual sama lo!” kata Ray.
Mendengar tawaran yang menggiurkan itu Cakka jadi berpikir dua kali. Setahu Cakka perusahaan di Bali yang Ray tanamkan sahamnya mempunyai untung yang sangat besar. Kalau Cakka bisa membeli saham dari Ray. Bisa membuat karier-nya sebagai pengusaha menanjak, “oke gue terima!” kata Cakka.
Deal ya?” Ray mengulurkan tangannya pada Cakka.
Deal,” kata Cakka menyalami Ray.
“Selanjutnya biar gue yang atur pendaftaran Lovatour lo.”

***

Peraturan ‘awal’ yang harus disepakati antara lain:
  1. Mengisi formulir pendaftaran berserta kelengkapan sebagai berikut: menyertakan foto paling menarik close-up dan seluruh badan, menyertakan pas foto untuk keperluan passport, visa dan lain sebagainya, berserta scan KTP.
  2. Menyertakan satu paragraf cerita/alasan anda mengikuti Lovatour. Bisa berupa cerita penyebab kegagalan cinta yang terakhir atau pengalaman pahit cinta anda (cerita harus semenarik mungkin).
  3. Bersedia mengikuti tour selama dua bulan lebih bersama Lovatour.
  4. Bersedia dipasangkan dengan siapa saja dalam tour. Suka atau tidak suka secara random oleh pihak Lovatour (akan diundi pada malam pengundian).
  5. Setelah mengikuti tour anda berhak mengikuti final decision dan di situ anda akan menentukan pilihannya. Eit… tunggu dulu tentu saja anda akan digoda dengan sejumlah uang. Sehingga anda harus memilih antara cinta atau uang yang ditawarkan.
  6. Jika peserta memilih cinta. Maka mereka sama-sama berhak merayakan kemenangan cinta mereka di salah satu kota yang termasuk dalam Lovatour.
  7. Jika peserta memilih uang maka peserta akan mendapatkan uang masing-masing. Dan tentu saja tidak akan mendapatkan cinta mereka jika keduanya memiliki uang (uang yang ditawarkan antara Rp. 100.000.000,-).
  8. Jika salah satu memilih cinta dan salah satunya memilih uang. Maka yang memilih cinta tidak akan mendapat apa-apa. Dan yang memilih uang tetap akan mendapatkan uangnya tapi hanya sebesar Rp. 50.000.000,- (ditambah harus bersedia hijrah ke salah satu kota yang dipilih dari Lovatour tanpa sepengetahuan yang memilih cinta).
  9. Register tak dipungut biaya.
Are you ready to find your love? Let’s sign up.

Seorang gadis yang duduk di hadapan laptopnya dari tadi resah. Ia menimbang-nimbang. Apa susahnya sih mengarahkan pointer-nya pada kata ‘sign up’? Tentu saja susah. Tombol sign-up bakalan mengubah hidupnya selama dua bulan belakangan nanti (kalau seandainya terpilih)―dan bagaimanapun caranya ia harus terpilih. Di dada kanannya ada sebuah papan nama. Oik Ramadlani. Itu namanya. Ia adalah seorang waitress yang bekerja di sebuah restoran ternama di Jakarta. Restoran yang digemari kaum-kaum konglomerat. Makanya waitress di restoran itu berpakaian bak pramugari dengan kemeja seragam, rok pendek, papan nama, stocking bahkan higheels.
Kalau saja bukan karena ia sedang membutuhkan uang ia tak akan pernah mengikuti acara seperti ini. Cinta bukan bahan obralan yang mampu ditukar dengan uang bukan? Tapi karena keadaan mengharuskan ia mengikuti acara tersebut. Orang tuanya terlilit hutang. Dengan gajinya yang pas-pasan sebagai waitress tentu saja tak mampu menutupi utang orang tuanya. Dan ia butuh uang secepatnya! Sang rentenir hanya memberikan waktu sampai tiga bulan ke depan kalau tidak rumahnya akan disita. Sudah berbagai cara Oik lakukan tapi hasilnya nihil. Tetap belum cukup menutup hutang orang tuanya. Cara satu-satunya untuk mendapatkan uang ya dengan cara ini. Keuntungannya Oik bisa keliling dunia juga.
Sebelum mengarahkan pointer ke arah sign up. Oik berdoa dulu. Semoga gue terpilih jadi salah satu peserta Lovatour. Semoga pasangan gue di acara itu jelek. Supaya kalau pasangan gue jelek gue nggak jatuh cinta Tuhan sama orang itu. Kalau pasangan gue cakep keraskanlah hati ini agar nggak jatuh cinta padanya. Semoga akhirnya dia nggak jatuh cinta sama gue biar gue dapet seratus juta. Amin…
Oik segera masuk ke halaman formulir. Ia pun segera mengisi data dirinya yang dibutuhkan lalu mengunggah berkas-berkas yang diperlukan. Setelah selesai, mengisi kolom cerita penyebab dia mengikuti acara Lovatour. Tadi di halaman depan katanya harus dibuat semenarik mungkin. Dengan kata menarik di-undeline. Artinya menarik itu menjadi sebuah pertimbangan. Sangat tidak mungkin Oik menceritakan kalau motivasinya mengikuti acara ini bukan untuk cinta tapi untuk uang. Sedangkan tagline dari acara tersebut find your love bukan find your money. Oik memutar otaknya. Sepertinya ia harus membuat cerita rekayasa yang dramatis. Ia pun segera mengetikkan cerita (karangan)-nya pada kolom yang tersedia.
Alasan gue mengikuti acara ini. Karena gue trauma sama almarhum pacar gue yang tewas di tangan gue sendiri. Bukan gue yang bunuh tapi ya. Dia sakit ginjal. Trus pas gue lagi jaga dia di rumah sakit dia minta gue anterin keluar mau lihat bintang katanya. Pas gue turunin dia dari tempat tidur, dia malah jatuh. Gue kira dia cuma pingsan tahunya dia udah meninggal di tangan gue. Dari situ gue trauma banget buat pacaran. Bayangan almarhum pacar gue masih melekat di benak gue. Gue disaranin teman gue buat ikut acara ini. Biar gue bisa move-on dari pacar gue. Tapi gue nggak tahu sih. Sampe sekarang aja gue masih trauma. Semoga aja gue bisa ngatasin trauma gue.
Keren kan? Drama banget kan? Oik tersenyum puas melihat tulisannya itu. Biasanya acara-acara seperti ini butuh seorang drama queen. Dari ceritanya itu tentu saja drama banget. Sebelas dua belas dengan telenovela, sinetron, dorama, k-drama dan semacamnya. Oke mungkin terlalu berlebihan, tapi Oik berharap banget bisa mengikuti acara tersebut karena ia membutuhkannya.
Hai pacar khayalan, semoga lo tenang di alam sana. Tuhan ampuni gue. Engkau tahu kan kebutuhan gue sekarang apa.
Setelah mengisi kolom tersebut. Oik menekan mengarahkan pointer-nya pada tulisan agree. Setelah mengklik tulisan tersebut muncul sebuah tulisan.
Selamat! Pendaftaran anda berhasil. Nomor register anda: 1304431 klik di sini untuk print out dokumen. Digunakan untuk konfirmasi jika anda terpilih nanti.
Mesin printer di samping laptop Oik mulai bekerja. Sebuah kertas yang mencetak data Lovatour Oik keluar. Oik menghela napasnya. Akhirnya! Semoga saja ia terpilih

***

Cakka melotot melihat sebuah kertas yang diserahkan padanya oleh Ray saat ia berada di kantornya. Ia berkali-kali membaca isi kertas itu dan... kesimpulannya adalah ini semua GILA!
“RAY? LO GILA YA... WAH PARAH LO!” teriak Cakka kaget berusaha mengatur emosinya membaca kertas itu, “lo mau jatuhin pamor gue? Lo sahabat atau rival gue sih?” tanya Cakka.
“Sabar dong Kka, lo tenang dulu gue nggak maksud buat ngejatuhin pamor lo atau apa. Kan masalahnya alasannya harus menarik jadi gue pake alasan itu. Lagipula mereka nggak akan ekspos alasan lo kok ke depan publik. Diekspos sih hehehe. Tapi diakhir acara. Tapi itu juga nggak bakalan ngaruh kan kalau lo udah jatuh cinta sama cewek yang nanti jadi pasangan lo. Nggak masalah kok santai aja,” kata Ray.
“Wah tapi ini...” Cakka meremas kertas yang ada di genggamannya, “argh... lo tuh ya, tahu gitu gue nggak usah setuju,” kata Cakka kembali duduk di kursinya.
“Kalau gue ngasih alasan lo patah hati gara-gara seorang cewek dan lo belum bisa move-on sampe sekarang ini itu biasa banget. Nggak bakal deh terpilih alasan lo buat diundi,” kata Ray.
“Tapi nggak pake alasan kayak gitu juga kali,” protes Cakka.
“Udah dong bro nggak usah dipikiran nanti lo makin banyak pikiran have fun aja ya yang penting lo bisa ikutan Lovatour. Gue bisa kenalan sama Acha, hahahahaha,” tawa Ray.
“Ck, bisnis lagi,” keluh Cakka.
“Kan seperti kata lo. Sama lo, selalu bisnis,” kata Ray sambil mengedipkan matanya. Cakka bergidik ngeri membayangkan yang dituliskan Ray benar-benar terjadi.
“Ya sudah terserah deh,” kata Cakka berusaha mengabaikannya. Semoga ini tidak akan menimbulkan masalah baru.
That’s my boy,” kata Ray kemudian tertawa terbahak-bahak.
Lagi-lagi Cakka bergidik ngeri. Dia tidak habis pikir kenapa sahabatnya yang gila ini memberikan alasan seperti itu! Err.
Alasan gue mengikuti Lovatour karena gue ini seorang gay. Dan gue baru patah hati. Pasangan gay gue namanya Ray tiba-tiba jadi straight. Dia putusin gue karena dia suka sama seorang cewek dan rencananya mau nembak dia. Gue ditinggalin begitu aja. Tentu aja gue nggak mau kalah. Gue juga mau dong jadi straight. Siapa tahu kan dengan mengikuti Lovatour gue bisa jadi straight dan bisa menemukan cinta sejati gue.

***

6 komentar:

Anonim mengatakan...

Aaaaa..... Suka deh sama "Lovatour"!!! Cipilly lanjut ya!! Semangat!!!

Twitter : @PuspabeBella
*Promosi twitter* #Ehh #Kabur

Anonim mengatakan...

lanjutt dong. ceritanya bagus

atika febri Yulia mengatakan...

Lanjut, Kak! As usual, kece (y)! Saya suka, huwooo

Annisa Aqilla mengatakan...

lanjut kak lanjut.. jangan ngareeet yooo :)

Mari Yani mengatakan...

Ceritax bagus dch,kepo nch ma acara ngedate mrk,pasti lo mrk bertemu pertana kali jgn2 ribut ky tom n jerry nch;)
Next jgn kelamaan dnk

Mari Yani mengatakan...

Ceritax bagus dch,kepo nch ma acara ngedate mrk,pasti lo mrk bertemu pertana kali jgn2 ribut ky tom n jerry nch;)
Next jgn kelamaan dnk

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...